Monday, July 2, 2012
posted by iroquist de aNt0 at 2:34 PM | Permalink
Seandainya saja,,,
Tahun 1498, Niccolo Machiavelli, di Florence memunculkan gagasan mengenai formasi pasukan dan memproklamasikan disiplin sebagai kepentingan yang tertinggi. Perang adalah perang ; dan kemenanganmenjadi tujuan utama yangmenundukan segala pertimbangan. Sebuah konsep yang kemudian dikenal luas dan sangat dihargai termasuk oleh Federick yang Agung dan juga Napoleon Bonaparte.

Seandainya saja orang-orang Itali tetap memegang teguh buah pikir leluhurnya tersebut, bisa jadi pertandingan semalam berakhir dengan cerita berbeda. Hanya karena bertahan dianggap negatif sekelompok orang yang mewakili Negara Itali, meninggalkan sebuah statregi yang pernah mengantar mereka mencapai beragam kesuksesan. Padahal 50th dari sekarang, yang tersisa hanyalah sebuah statistik. Hanya akan ada catatan bahwa Spanyol mengalahkan Itali di final Euro'12 dengan skor 4-0. Tak akan ada lagi yang peduli bahwa sebenarnya Itali berani keluar menyerang. Tak akan adacerita bahwa di turnamen ini Itali beramain lebih terbuka.

Dalam beberapa tahun terakhir, Barcelona, sebagai reprensentasi tim dengan gaya Tiki-Taka, kerap kesulitan ketika menghadapi tim yang bermain dengan skema Catennacio. Bahkan dibeberapa pertandingan dipaksa menelan kekalahan. Sun Tzu pernah mengatakan; "if you know your enemy, you need not fear a hundred battle".Dan dari apa yang tim Itali peragakan dipertandingan semalam, sepertinya mereka memang tidak terlalu mengenal lawan mereka.